
DRA. YUSEPHINE DWI SULISTYAWATI mengawali karir sebagai akunting di salah satu perusahaan swasta pada tahun 1990. Selepas dari perusahaan tersebut, ia bekerja sebagai account executive di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang desain grafis di
Gelar sarjana ekonomi akutansi diperoleh dari Universitas Sanata Dharma Jogjakarta (dulu IKIP) tahun 1988. Wanita kelahiran Jogjakarta, 15 Maret 1965 ini sejak tahun 1996 hingga sekarang, menjabat sebagai direktur PT Duta Adicitra.
Ibu dari Deonisia Desdemona Moorliez, Amadeus Abraham Moorliez, dan Hilarion Hartmann Moorliez ini memiliki hobi jalan-jalan dan berwisata kuliner di sela-sela rutinitas pekerjaannya. Buku yang Anda baca ini merupakan salah satu obsesinya.

DRS. MARCELLUS WIDlARTO memulai karier jurnalistiknya sebagai wartawan di Harian Umum Suara Pembaruan sejak November 1993. Sarjana Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) ini begitu bergabung di Suara Pembaruan bertugas meliput untuk masalah Hankam. Dalam masa itulah, dia mendapat kesempatan untuk ikut berlayar mengambil kapal milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), eks Jerman Timur dari Jerman selama sekitar sebulan.
Dalam perjalanan waktu, pria kelahiran Sleman, 4 April 1964 ini bertugas di Istana Kepresidenan, mulai sejak Presiden Abdurrahman Wahid hingga awal pemerintahan dipegang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Selama bertugas di istana ini, dia berkesempatan mengikuti kunjungan kenegaraan presiden ke berbagai negara di lima benua.